Pencari Kunci
Temukan kunci musik dan kode Camelot dari lagu apa pun. Berjalan di perangkat Anda — file tidak pernah diunggah.
Seret berkas audio ke sini atau klik untuk memilih berkas
Maks. 30 MB · MP3, WAV, FLAC, OGG, M4A
Cara Mencari Kunci
- 1 Unggah berkas audio Anda
- 2 Dapatkan kunci musik dan kode Camelot
- 3 Gunakan kode Camelot untuk pencampuran harmonis
Cara Kerja Deteksi Kunci di Perangkat Anda
Deteksi kunci musik pada dasarnya bermuara pada satu pertanyaan: manakah dari 24 kunci yang mungkin — 12 mayor dan 12 minor — yang paling sesuai dengan konten tonal sebuah lagu? Jaringan saraf memecahkan masalah ini dengan terlebih dahulu membangun profil kelas nada (juga disebut kromagram): sebuah sidik jari yang merangkum setiap nada dalam audio ke dalam 12 kelas nada kromatik terlepas dari oktafnya. Model ini dilatih menggunakan puluhan ribu lagu berlabel dari berbagai genre, mempelajari distribusi halus yang membedakan tonika sejati dari akord lewat. Pasangan yang paling sulit adalah kunci paralel dan relatif — C mayor dan A minor memiliki tujuh nada yang sama, sehingga deteksi terkadang mengembalikan kunci minor relatif ketika kunci sebenarnya adalah mayor relatifnya (atau sebaliknya). Ambiguitas tersebut merupakan bagian intrinsik dari audio itu sendiri, bukan kelemahan dalam algoritma. Hasil menampilkan baik notasi standar (misalnya, G minor) maupun notasi Camelot (misalnya, 6A) — format yang ramah bagi DJ. Lihat Roda Camelot untuk mengetahui aturan kompatibilitas selengkapnya.
Untuk deteksi yang lebih akurat, berikan sinyal yang bersih kepada model. Materi yang telah dipisahkan batangnya memberikan hasil terbaik — batang harmonik yang terisolasi akan menghilangkan suara drum dan ekor reverb yang membuat kromagram menjadi kabur. Hindari rekaman live yang berisik, master yang terlalu terpotong, atau bagian atonal. Algoritma ini membutuhkan sekitar 30 detik konten tonal yang berkelanjutan untuk konvergensi; klip yang sangat pendek atau intro yang murni berisi perkusi dapat membingungkannya. Jika sumber Anda adalah campuran lengkap dan deteksinya terlihat tidak stabil, jalankan terlebih dahulu melalui Stem Splitter dan masukkan kembali stem instrumental atau vokal tersebut.
Menggunakan Deteksi Nada dalam Mixing DJ Harmonis
Alur kerja DJ-nya sederhana: masukkan setiap lagu ke Key Finder, ambil kode Camelot, lalu beri tag pada perpustakaan lagu Anda agar bisa diurutkan berdasarkan kunci. Setelah lagu-lagu diberi tag, proses mixing harmonis dapat disederhanakan menjadi tiga gerakan aman pada roda. Kode yang sama (8A → 8A) adalah pasangan yang sempurna — melodi menyatu tanpa disonansi. Naik atau turun satu langkah (8A → 7A atau 9A) mengubah energi sebesar satu kelima dan terasa seperti perpindahan gigi yang alami. Pertukaran huruf (8A → 8B) mempertahankan tonika tetapi berganti antara minor dan mayor, ideal untuk meningkatkan suasana hati sebelum drop. Padukan ini dengan Pencari BPM untuk mengatur tempo atau gunakan Pencari BPM dan Kunci Gabungan untuk mempersiapkan seluruh set dalam sekali jalan — kombinasi tempo dan kunci merupakan daftar periksa persiapan lengkap untuk campuran yang harmonis dan padu.
Produser dan remixer menggunakan alur kerja yang sama, namun dalam urutan terbalik. Dengan mendeteksi kunci (key) sebuah sampel, Anda dapat mengetahui apakah sampel tersebut akan selaras dengan nada dasar (tonik) proyek Anda atau justru bertabrakan dengannya. Saat mencocokkan loop dari berbagai sumber, mengetahui kedua kunci tersebut memungkinkan Anda memutuskan apakah akan mentransposisi loop tersebut atau menyesuaikan progresi akord Anda. Untuk menyamakan nada antar trek dengan kunci yang berbeda, Pitch Shifter memungkinkan Anda mentransposisi dengan selisih setengah nada sambil mempertahankan tempo — berguna saat Anda ingin menyelaraskan vokal a cappella dalam kunci F# minor dengan instrumental dalam kunci G minor, atau menyesuaikan sampel ke kunci proyek Anda tanpa merusak ritmenya.